Pada hari Rabu minggu lalu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa dia akan secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Pernyataan ini mengungkapkan watak sesungguhnya dari apa-yang-disebut negosiasi perdamaian Israel-Palestina selama ini. Dalam sebuah pidato di Gedung Putih, Trump mengatakan: “Saya telah memutuskan bahwa sudah saatnya untuk mengakui secara resmi Yerusalem sebagai ibukota Israel.”

Memperingati 100 Tahun Revolusi Oktober 1917, Militan Indonesia menggelar bedah buku Bolshevisme, Jalan Menuju Revolusi. Bertempat di perpustakaan C20, acara berlangsung ramai dan penuh antusias. Sekitar 25 orang hadir dalam diskusi ini. Banyak dari mereka adalah kaum muda dan kaum buruh yang datang dari luar kota Surabaya. Ada yang datang dari Malang, Pasuruan, Gresik dan Lamongan.

Satu abad yang lalu satu peristiwa besar mengguncang dunia. “Kaum buruh dan Bolshevik merebut kekuasaan,” begitu kira-kira tajuk yang menghiasi hampir semua koran di seluruh dunia. Kaum kapitalis terhenyak. Untuk pertama kalinya mereka saksikan sebuah peristiwa yang tak pernah mereka bayangkan dapat terjadi: buruh dan tani menumbangkan kapitalisme! Konkretnya, kekeramatan dari kepemilikan pribadi kaum kapitalis dan tuan tanah dilanggar. Pabrik disita untuk buruh, dan tanah disita untuk petani.